the noah's ark [ bahtera nabi nuh as ]

November142013
Dalam agama Abrahamik , Bahtera Nuh
adalah sebuah kapal yang dibangun atas
perintah Tuhan untuk menyelamatkan
Nuh , keluarga, kaumnya yang beriman
dan kumpulan binatang yang ada di
seluruh dunia dari air bah. Kisah ini
terdapat dalam Kitab Kejadian dalam
Alkitab Ibrani , atau Perjanjian Lama di
Alkitab Kristen , dan dalam Al-Quran .
Sejumlah pemeluk Yahudi Ortodoks dan
Kristen berdasarkan Perjanjian Lama dan
umat Muslim berdasarkan Al-Qur'an
mempercayai bahwa kisah ini benar-
benar terjadi. Namun sebagian pemeluk
Yahudi Ortodoks dan Kristen yang
berdasarkan hipotesis dokumen,
menyatakan bahwa kisah yang dikisahkan
dalam Kitab Kejadian ini mungkin terdiri
dari sejumlah sumber yang setengah
independen, dan proses penyusunannya
yang berlangsung selama beberapa abad
dapat menolong menjelaskan kekacauan
dan pengulangan yang tampak di dalam
teksnya. Walau begitu, sebagian umat
Yahudi Ortodoks dan Krsiten yang
mempercayai kisah ini menyatakan
bahwa kekacauan itu dapat dijelaskan
secara rasional.
Mitos Sumeria juga menceritakan kisah
seperti ini. Berbeda dengan agama
Abrahamik, tokoh dalam kisah Sumeria
tidak bernama Nuh namun Ziusudra.
Kisah Sumeria mengisahkan bagaimana
Ziusudra diperingatkan oleh para dewa
untuk membangun sebuah kapal untuk
menyelamatkan diri dari banjir yang akan
menghancurkan umat manusia. Tidak
hanya dalam agama Abrahamik dan
Sumeria, kisah hapir serupa juga
ditemukan di banyak kebudayaan di
seluruh dunia. Memang, kisah tentang
banjir ini adalah salah satu cerita rakyat
yang paling umum di seluruh dunia.
Kisah Bahtera ini telah diuraikan secara
panjang lebar di dalam berbagai agama
Abrahamik , yang mencampurkan solusi-
solusi teoretis dengan masalah-masalah
praktis semisal bagaimana cara Nuh
membuang kotoran-kotoran binatang,
atau dengan penafsiran-penafsiran
alegoris yang mengajak manusia menuju
jalan keselamatan dengan mematuhi
perintah Tuhan.
Pada awal abad ke-18, perkembangan
geologi dan biogeografi sebagai ilmu
pengetahuan telah membuat sedikit
sejarawan alam yang merasa mampu
membenarkan penafsiran yang harafiah
atas kisah Bahtera ini. Namun demikian,
para pakar kitab terus meneliti gunung
dimana kapal tersebut berlabuh. Namun
begitu, Alkitab menyatakan bahwa kapal
itu berlabuh di daerah timur laut Turki
dan Al-Qur'an berpendapat bahwa kapal
itu mendarat di Gunung Judi. [1]
Naratif
Artikel utama untuk bagian ini
adalah: Air bah (Nuh)
Kisah Bahtera Nuh, menurut Kitab
Kejadian pasal 6-9, dimulai ketika Allah
mengamati perilaku jahat manusia dan
memutuskan untuk mengirimkan banjir
ke bumi dan menghancurkan seluruh
kehidupan. Akan tetapi, Allah
menemukan satu manusia yang baik,
yaitu Nuh, "seorang yang benar dan
tidak bercela di antara orang-orang
sezamannya," dan memutuskan bahwa ia
akan melanjutkan garis keturunan
manusia. Allah menyuruh Nuh untuk
membangun sebuah bahtera, dan
membawa sertanya istrinya dan ketiga
anak lelakinya Sem , Ham, dan Yafet ,
beserta istri mereka. Selain itu, ia
disuruh untuk membawa contoh dari
semua binatang dan burung-burung di
udara, jantan dan betina. Untuk
menyediakan makanannya, ia
diperintahkan membawa makanan dan
menyimpannya di bahteranya.
Nuh dan keluarganya serta binatang-
binatang itu masuk ke dalam Bahtera,
dan "pada hari itulah terbelah segala
mata air samudera raya yang dahsyat
dan terbukalah tingkap-tingkap di langit.
Dan turunlah hujan lebat meliputi bumi
empat puluh hari empat puluh malam
lamanya." Banjir menutupi bahkan
gunung-gunung yang tertinggi sekalipun
hingga kedalamannya lebih dari 20 kaki,
dan segala makhluk di muka Bumi pun
mati. Hanya Nuh dan mereka yang ada
bersamanya di dalam Bahtera yang
selamat dan hidup.
Setelah 150 hari, Bahtera akhirnya
berhenti di gunung Ararat. Air terus
menyurut, dan setelah sekitar 70 hari
lagi puncak-puncak bukit pun muncul.
Nuh melepaskan seekor burung gagak
yang "terbang pulang pergi, sampai air
itu menjadi kering dari atas bumi."
Berikutnya, Nuh melepaskan seekor
merpati , tetapi ia kembali karena tidak
menemukan tempat untuk mendarat.
Setelah tujuh hari lagi, Nuh kembali
mengeluarkan burung merpati, dan
burung itu kembali dengan sehelai daun
zaitun di paruhnya, dan Nuh pun tahu
bahwa air telah surut. Nuh menunggu
tujuh hari lagi dan mengeluarkan burung
merpati itu sekali lagi. Kali ini burung itu
tidak kembali. Lalu ia dan keluarganya
serta semua binatang meninggalkan
Bahtera, dan Nuh memberikan kurban
kepada Allah. Allah memutuskan bahwa
Ia tidak akan mengutuki bumi lagi karena
manusia, dan tidak akan pernah lagi
menghancurkan semua kehidupan
dengan cara seperti ini.
Untuk mengingat janji ini, Allah
menempatkan pelangi di awan-awan,
sambil berkata, "Apabila kemudian
Kudatangkan awan di atas bumi dan
busur itu tampak di awan, maka Aku akan
mengingat perjanjian-Ku yang telah ada
antara Aku dan kamu serta segala
makhluk yang hidup.

Cerita Bahtera ini kadang memberikan
kesan kerancuan dan menimbulkan
sejumlah pertanyaan:[2]
Mengapa cerita ini menyatakan dua
kali bahwa manusia telah menjadi jahat
tetapi bahwa Nuh akan diselamatkan
(Kej. 6:5–8; 6:11–13)?
Apakah Nuh diperintahkan untuk
memasukkan sepasang dari masing-
masing binatang yang tidak haram ke
dalam Bahtera (Kej. 6:19–20) ataukah
tujuh pasang (Kej. 7:2–3)?
Apakah banjir itu berlangsung empat
puluh hari (Kejadian 7:17) ataukah 150
hari (Kej. 7:24)?
Apa yang terjadi dengan burung gagak
yang dikeluarkan dari Bahtera pada saat
yang bersamaan dengan burung merpati
itu dan "terbang pulang pergi, sampai air
itu menjadi kering dari atas bumi" sekitar
dua atau tiga minggu berikutnya (Kej.
8:7)?
Mengapa naratif ini tampaknya
mempunyai dua titik akhir yang logis
(Kej. 8:20–22 dan 9:1–17)?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini
bukanlah unik bagi cerita Bahtera ini,
atau bagi Kitab Kejadian, dan upaya
untuk menemukan pemecahannya telah
melahirkan apa yang kini merupakan
aliran pemikiran yang dominan tentang
analisis tekstual dari kelima kitab
pertama di dalam Alkitab, hipotesis
dokumen .
Menurut hipotesis ini, kelima kitab dari
Pentateukh—Kejadian, Kitab Keluaran,
Imamat , Bilangan dan Ulangan—
disunting bersama-sama pada abad ke-5
SM dari empat sumber yang independen.
Naratif Bahtera ini diyakini terdiri dari
dua sumber, yaitu sumber Priestis
(disingkat " P "wink dan Yahwis (disingkat
" J " (dari kata "Jahwist"wink). Sumber Yahwis
[3] adalah sumber yang lebih awal dari
keduanya, yang disusun pada masa
kerajaan Yehuda dari teks-teks dan
tradisi-tradisi yang bahkan lebih tua tak
lama setelah pemisahan Yehuda dan
Israel sekitar tahun 920 SM. Naratif
Yahwis agak lebih sederhana
dibandingkan dengan kisah Priestis: Allah
mengirim air bah-Nya (selama empat
puluh hari), Nuh dan keluarganya dan
semua binatang diselamatkan (tujuh
pasang dari masing-masing binatang
yang tidak haram, sepasang dari
binatang-binatang yang haram), Nuh
membangun sebuah mezbah dan
memberikan kurban, dan Allah
memutuskan untuk tidak membinasakan
bumi lagi dengan air bah. Sumber Yahwis
tidak menyebut-nyebut perjanjian antara
Allah dan Nuh.
Teks Priestis [4] (link is dead) diyakini
disusun oleh para imam dari tradisi
Harun di Bait Suci di Yerusalem setelah
runtuhnya kerajaan Israel di utara pada
tahun 722 SM, dengan tujuan khusus
yaitu membantah butir-butir tertentu
dalam teks-teks J dan E. Bahan dari
sumber Priestis ini mengandung jauh
lebih banyak detail dibandingkan dengan
sumber Yahwis, misalnya petunjuk
tentang pembangunan Bahtera, dan
kronologi yang terinci, selain juga
memberikan inti teologis yang penting
bagi cerita ini, yakni perjanjian antara
Allah dan Nuh dalam Kej. 9:1–17, yang
memperkenalkan metode pembantaian
ritual khas Yahudi dan merupakan quid
pro quo untuk janji Allah untuk tidak
menghancurkan bumi lagi. Sumber
Priestis inilah yang memberikan kita
burung gagak (sumber Yahwis
menceritakan burung merpati) dan
pelangi, dan yang memperkenalkan
jendela-jendela (tingkap-tingkap) di
langit serta “mata air samudera
raya” (sumber Yahwis hanya
menyebutkan bahwa hujan turun).
Berdasarkan hipotesa ini, keempat teks
ini yang kini membentuk Pentateukh ini
disunting ke dalam bentuknya yang
sekarang setelah kepulangan bangsa
Yahudi dari pembuangan di Babel pada
abad ke-5 SM. [5]
Tema cerita Bahtera tentang murka Allah
atas kekejian manusia, keputusan-Nya
untuk melakukan pembalasan yang
mengerikan, dan penyesalan-Nya di
kemudian hari, adalah ciri khas si
pengarang atau para pengarang Yahwis,
yang menggambarkan Allah seperti figur
manusia yang muncul secara pribadi
dalam naratif Alkitab. Sebaliknya, sumber
Priestis, biasanya menggambarkan Allah
sebagai Allah yang jauh dan tidak dapat
dihampiri kecuali melalui imamat Harun.
Jadi, misalnya, sumber Yahwis menuntut
tujuh pasang dari masing-masing
binatang yang tidak haram untuk
memungkinkan kurban Nuh, sementara
sumber Priestis menguranginya hingga
satu pasang saja, karena tidak ada
kurban yang dapat dipersembahkan di
bawah kepemimpinan para imam hingga
imam yang pertama (Harun ) dibentuk
pada masa Exodus .

BBM FOR ANDROID AND IPHONE

September192013



ini adalah potongan sshot dr halamam app world beberapa waktu lalu
tapi skarg dah tidak ada

sepert brita yang ramai saat ini sih bbm bakal mluncur di dua platform saingan tanggal 19 september 2013


walau android jb up yg bisa merasakan tapi patut kita nanti bbm lintas platform

kata terakhir dari saya ''GOODBYE BB''

my suzuki nex story

September132013


suzuki nex, hmm jika anda mendengar kta ini mungkin anda akan bertanya, motor apa itu? China kah?
Jawabannya bukan,ini adalah produk motor terbaru dari suzuki yg berkubikasi 113cc.

Seperti apakah motor ini?bagaimana impresinya saat naek motor ini?boros kah atau irit kah?kuat nanjak tidak?akselerasinya bagaimana??

Dari desain.a pihak suzuki mendesain motornya dengan tema compact

impresi saat menaiki matik nex ini nyaman,pas buat saya yang berpostur 160 cm dgn berat 50kg..

Soal irit atau boros motor ini sudah mendapat rekor muri sebagai metik teririt.
Saya sendiri sudah membuktikannya saat mudik dari bekasi utara ke kebumen.
Matik ini mengkonsumsi premium sebanyak 40rban saat premium masih 4.500 rupiah dengan jarak tempuh 400km lebh

saya juga mencoba matik ini untuk jalan menanjak yaitu teptnya ke dieng wal hasil mtor ini sanggup menaklukkan dieng

sekian dolo dongeng acak2.an dari saya selaku owner suzuki nex

nex time saya akan share petualangan saya dengan suzuki nex

see you

penemuan injil original

September102013


Subhanallaah … Inilah
Injil Asli yang
Menggemparkan Dunia
Itu, 12 Tahun
Dirahasiakan,
Menjelaskan Nabi Isa
Tidak Disalib dan
Membenarkan Nabi
Muhammad SAW,
Mengguncang Vatikan
dan Kristen di Seluruh
Dunia!!
Bismillahir-Rah maanir-
Rahim … Belum lama ini,
pemerintah Turki
mengumumkan tentang
penemuan Kitab Injil Asli
Barnabas, salah satu
murid pertama Yesus (Isa
Almasih).
Hal yang tentu saja
mengejutkan banyak
pihak, termasuk kubu
Vatikan itu
sendiri.Sebagaimana
diberitakan oleh
DailyMail, basijpress dan
NationalTurk, bahwa Injil
Barnabas asli tersebut
ditemukan pada tahun
2000 lalu di Turki, namun
ditutupi oleh pemerintah
Turki selama lebih dari 12
tahun, dan baru sekarang
di beberkan ke
publik.Lembaran-
lembaran kulit hewan itu
ditulis dengan huruf
Syriac dengan dialek
bahasa Aram, bahasa
yang sama seperti bahasa
yang umum dipakai pada
masa Yesus Isa Almasih.
Pemerintah Turki
menyakini bahwa kitab
kulit hewan tersebut
adalah Injil Barnabas
orisinal.Hal yang menarik
dari Kitab Injil Barnabas
Asli asal Turki tersebut
menyatakan bahwa
YESUS TIDAK PERNAH DI
SALIB, dan terdapatnya
ayat-ayat yang
menyatakan bahwa Islam
adalah agama yang benar
serta pengakuan tentang
kehadiran Nabi Akhir
Jaman, Muhammmad
SAW.
Pengakuan itu terdapat
pada bab 41 dari Kitab
Barnabas yang ditemukan
di Turki tersebut. Berikut
ini terjemahannya :”Allah
telah menyembunyikan
diriNya sebagai Malaikat
Agung Michael berlari
mereka (Adam dan Hawa)
dari surga, (dan) ketika
Adam berbalik, ia melihat
bahwa di atas pintu
gerbang ke surga tertulis
“La Ela ELA Allah,
Mohamad Rasul
Allah”Kitab yang masih
menjadi perdebatan
tersebut disebutkan kini
disimpan di Justice
Palace, Ankara, Turki
dengan pengawalan
ketat polisi bersenjata
lengkap dan keamanan
maksimum.
Pihak Iran lewat Basij
Press menyatakan bahwa
apa yang tertulis di kitab
Barnabas asli tersebut
adalah bukti tentang
kebenaran Islam, yang
walau begitu ditanggapi
oleh sinis dari berbagai
pihak.
Bahkan pihak Kristen
lewat berbagai
jamaatnya menyatakan
bahwa Kitab Barnabas
tersebut diragukan
keotentikannya.
Namun walau begitu
pihak Vatikan lebih arif
dengan menyatakan
telah mengajukan
permohonan resmi ke
pemerintah Turki untuk
membaca dan
menganalisa keaslian
kitab kontroversial itu.
Para agamawan
menyatakan bahwa jika
Alkitab Barnabas
tersebut terbukti asli,
maka akan
mengakibatkan rusaknya
kredibilitas Gereja, dan
akan menimbulkan
revolusi agama Nasrani
besar-besaran di seluruh
Dunia.Tentu saja
penemuan ini cukup
menarik, sama
menariknya dengan
penemuan dan fakta
sejarah bahwa Benua
Amerika pertama kali di
temukan oleh para pelaut
tangguh Islam
Wallahu a’lam bish-
shawab …
Semoga kita dapat
mengambil pengetahuan
yang bermanfaat dan
bernilai ibadah ….
Wabillahi Taufik Wal
Hidayah, …
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk
Sahabat …

konsumsi air mineral aqua secara berlebih itu bahaya

September082013
sumbe tentg zat ini m.kompasiana.com/post/medis/2012/01/28/fluorida-ternyata-zat-yang-sangat-berbahaya/

Setelah 22 tahun
melakukan penelitian,
akhirnya Harvard
University menambah
temuan betapa
bahayanya Air Mineral
yang mengandung
Flourida yang saat ini
juga terdapat dalam Air
Mineral seperti Aqua
kepunyaan Danone, tidak
hanya Aqua saja yang kini
sahamnya dibeli Danone
juga mengandung Zat
Flourida.
Termuan terkini dari
Harvard University bahwa
Air Mineral dengan
Fluorida juga mengurangi
IQ anak-anak. Sebuah
pertanyaan besar jika
Danone melalui Aqua
menanamkan Zat
berbahaya ini di minuman
anak-anak Indonesia,
dalam target apa untuk
puluhan tahun
mendatang?
Dalam temuan itu juga
membuktikan bahwa Air
dengan fluorida di
berbagai Negara yang
mengonsumsinya
termasuk Indonesia
ditemukan fakta bahwa
anak-anak yang tinggal di
Daerah air yang
mengandung konsentrasi
tinggi fluorida dan
meminum Air Mineral
dengan kandungan
Flourida seperti Indinesia
salah satunya Koefisien
Intelektualnya sangat
rendah. Saya melihat ini
sebuah unsur
kesengajaan mengapa
kemudian pihak Danone
menggunakan Zidane
sebagai idola untuk
kampanye Air Mineral ini
di Indonesia disebabkan
Zidane muslim dan
penduduk Indonesia juga
mayoritas muslim. Oleh
karena itu, para Ilmuwan
dari Universitas Harvard
melakukan studi besar
dengan mengumpulkan
hasil penelitian
sebelumnya dalam
periode 22 tahun, di mana
mereka mempelajari Efek
air dengan Fluorida pada
anak-anak.
Hasilnya menunjukkan
bahwa fluorida dapat
mempengaruhi
perkembangan otak
anak-anak untuk tingkat
yang lebih besar yang
mempengaruhi orang
dewasa.
Selain itu dalam laporan
tersebut bahwa fluorida
dapat menyebabkan :
Kerusakan hippocampus,
mengurangi kadar lipid,
plakat pembentukan
beta-amiloid (kelainan
yang terjadi pada
penyakit Alzheimer),
eksaserbasi cedera,
kerusakan pada sistem
pertahanan dan
antioksidan, peningkatan
dalam aluminium,
akumulasi fluoride dalam
kelenjar pineal yang
kesemuanya ada didalam
Otak Manusia.
Dan studi telah
menemukan bahwa
fluorida berlebih didalam
tubuh dapat
menyebabkan gejala-
gejala sebagai berikut :
Hiperaktif atau kelesuan
Gangguan otot
Radang sendi
Demensia
Tidak aktifnya 62 enzim
dan menghambat lebih
dari 100 Enzim
Menghambat
pembentukan antibodi
Kematian sel
Patah tulang
Beberapa jenis kanker
dalam tulang.
Begitu besarnya
Kampanye minum mineral
berflourida ini sungguh
sebuah pertanyaan besar
untuk kita, apa yang
direncanakan Zionisme
dalam jangka panjang?
Menciptakan orang-
orang selain anggota
Zionis menjadi bodoh
sehingga bisa dikuasai?
Saya sudah tulis hal ini
dalam beberapa Artikel
Saya yang telah
lalu.Hubungan DANONE
dan ISRAEL AQUA adalah
produk DANONE yang
merupakan salah satu
perusahaan yang paling
setia kepada israel
sehingga di anugerahi
JUBILEE AWARD (Jubilee
Award adalah
penghargaan tertinggi
yang diberikan oleh zionis
israel  kepada
kelompok/ perorangan/
pengusaha/ perusahaan
yang dalam kurun waktu
yang lama telah
membantu dan
mendonasikan profit
usahanya kepada zionis
israel.) pada tahun 1998.
Dan ini merupakan salah
satu produk dari agenda
kelompok ELIT HITAM
dunia yang ingin
mengurangi 93% populasi
penduduk dunia secara
jangka panjang dengan
memasukkan senyawa
FLOURIDE ke dalam air
minum di seluruh dunia.
Saya akan lanjutkan
Artikel Bahayanya
Minuman Air Mineral
dengan kandungan
FLOURIDE dan target
Zionisme International
dengan kampanye besar-
besaran untuk Bangsa
Indonesia meminumnya.
Lebih baik meminum Air
biasa dari sumur yang
masih bersih dan dimasak
di dapur kita sendiri.
Anda ingin tahu
Bagaimana Zionisme
mensetting Media,
membuat Anda
teralihkan? Membuat
Anda melihat “Penjahat”
seperti Pahlawan,
mencetak boneka
pemimpin dunia baru
dengan menjadikannya
seakan-akan Nabi.
Waspadalah….
Sumber :
1. IQ measurements by
HSPH’s Anna L. Choi
and Philippe Grandjean in
response to a letter to
the journal published in
the March 2013 (Vol. 121,
No. 3) Environmental
Health
 
Kembali ke Atas